Dwi Setyaji Nakamura, Bermain Gitar Gara-gara Hinaan Teman

image

“Waktu itu jari telunjuk tangan kiri saya terluka, dan sering diledekin teman. Katanya, percuma kamu belajar gitar, nggak bakal bisa, jarimu cacat, mending pulang saja sana,” ungkap Nakamura, yang mengaku lahir di Fukui Jepang. Namun demi kepentingan kependudukan, maka diubah lahir di Semarang. Perjalanannya mempelajari gitar dilakukan secara otodidak. Benar-benar tanpa guru. “Jadi ya apa adanya. Belajar dari melihat, mendengar dan mumpet-mumpet, karena nggak ada fasilitas dan juga nggak diijinkan sama paman saya. Dulu di Riau saya ikut paman,” tuturnya.

Nakamura mengaku memulai belajar gitar semenjak kelas 2 SMP. Pada usia 14 tahun tersebut ia mulai menggandrungi gitar, karena sebagian hidupnya dijalani di Riau sejak usia 5 hingga 15 tahun. Saya sering diledekin teman, maka saya punya sebuah keinginan untuk membuktikan kalau saya bisa bermain gitar. Maka saya menjadi tekun berlajar gitar. Selanjutnya setelah lulus SMP, saya ke Semarang, dan mulai belajar membentuk band sekolah. Kemudian serius mendalami gitar dan musik mulai kelas 1 SMA, dengan proses belajar tetap otodidak,” ujarnya mengenang.

Waktu SMA, ia sering ditunjuk bersama temannya untuk jadi band pembuka acara di sekolah, dan sering juga ikut acara-acara festival musik baik umum atau festival pelajar, saat masih duduk di bangku SMA Masehi 3 Semarang. Kejuaraan sempat saya raih saat itu, best performer dalam festival pelajar di Malang, lalu juara 2 festival musik Jateng, dan best arrangement di Surabaya,” tuturnya. Ditambahkannya, bahwa proses bermain gitar baginya juga sebagai terapi penyembuhan jari telunjuknya. Itu yang menurutnya susah, karena jarinya waktu itu sudah dinyatakan bakal cacat selamanya, lukanya sudah begitu parah akibat luka karena masa itu ada konflik di Ria tempat tinggalnya.

Musisi/ band yang digemarinya sejak dulu sampai sekarang Jason Becker dan Marty Friedman. Kalau sekarang ia lebih mengagumi Gutrie Govan, Jhon Petrucci dan Rusty Coolie. “Beberapa deret nama itu berpengaruh buat saya, jadi saya bisa terpacu untuk bikin lick-lick sendiri yang nggak biasa. Serta membuat saya menjadi tahu kalau bermain gitar itu nggak cuma harus cepet, tapi juga harus bisa dinikmati. Jadi harus bisa juga memperhatikan sound yang nggak harus berisik tapi asik, serta mempelajari kebutuhan efect untuk menghasilkan sound yg diinginkan,” ungkap Nakamura.

Selepas SMA, Nakamura masih juga ngeband bersama bandnya Freecenza. Serta mencoba bikin lagu sendiri dan sering main dari panggung ke panggung waktu itu. Hingga pada tahun 2005 ikut festival umum dan mendapat juara 3 festival band umum Jateng. “Namun sayang band itu bubar tahun 2006, karena kesibukan masing-masing personil. Namun saya tetap bermain gitar secara independent, jadi additional kesana kemari dan sempet ngebass juga. Hingga sampai sekarang tetap jadi pemain gitar independent aja, hehe,” tutur pria yang saat ini dipercaya menjadi wakil ketua Komunitas Gitaris Semarang.

“Sampai saat ini kalau yang namanya berkarya memang harus selalu saya lakukan, sekalipun belum direalisasikan ke album. Namun paling tidak harus ada record dalam diri sendiri untuk membuat dan memiliki karya, walaupun tidak dipublikasikan. Dan mimpi saya soal musik pengen musik dan musisi berkembang dengan seimbang, perlakuan dari label besar yg sama kesemua band tanpa melihat kota asal. Nggak ada lipsync, dan buat saya sendiri ingin punya album gitar sendiri, punya gitar series sendiri, dan ingin tetap belajar gitar sampai mati,” ungkapnya serius. Ditambahkannya, karena menurunya gitaris-gitaris Semarang jago-jago dan banyak generasi yang berani dalam belajar serta berbagi ilmu, terutama dalam kegiatan KGS yang dijalaninya bersama K.S Aji, Budi Santosa, Wisnu Aji, dan banyak lagi musisi lainnya. Andri.

Wed, 27 Nov 2013 @23:25


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 6+0+4

Majalah Gradasi
image

Edisi Januari 2014

Pesan Telp: 024-76480185 SMS: 08562547735


Majalah Remaja Lepas-Bebas-Cerdas
Dibaca Enak, Ditenteng Nyaman
Artikel Terbaru
Arsip

::. RUBRIK PILIHAN .::
:. Redaksi .:

     

 

     

Kontak Kami Klik Disini

 

 

 

 

 

.: G-Magz Digital :.
:. DAFTAR BIRO .:
WEBMAIL

-Masukkan Email dengan Lengkap

 contoh : priyo@gradasi-magz.com

 Password (sering diganti)

:. Jam / Tgl Sekarang .:

See on Youtube
Tukar Link

Visitor
free counters
:. ADVERTENSI .:

          


  DeBest FM

ALFAMART
 
 
 
 
Panen Dollar Tiap Hari
:. Fan Page .:

 

 

Radio Streaming Internet

Get the Flash Player to see this player.

Dengarkan di WINAMP :

Streaming Provider by :
KlikRadioInternet.com

.

Statistik
Unique Visitor
website hit counter
:. BANK TRANSFER .:
image

No.Rekening

6058-01-003168-53-5

a/n Majalah Gradasi

BRI Unit Sukun Semarang

Copyright © 2018 Gradasi-Magz.Com · All Rights Reserved